Print

Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat

Written by Bobby Mulyana. Posted in Sosial Pemerintahan

SMPN 1 CISAYONG MENJADI 5 (LIMA) BESAR 

DALAM PENILAIAN LOMBA SEKOLAH SEHAT (LSS) TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT

        SMP Negeri 1 Cisayong berhasil menjadi 5 (lima) besar dan mewakili BKPP Wilayah IV untuk Penilaian Lomba Sekolah Sehat UKS tingkat Sekolah Menengah Pertama. Penilaian untuk 5 (lima) besar dilaksanakan pada tanggal 8 Nopember 2012, dan dilakukan oleh Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat dari Provinsi Jawa Barat.

            Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat sebelum melaksanakan penilaian ke SMP Negeri 1 Cisayong diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra di Ruang Rapat Wakil Bupati Tasikmalaya, pesan yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra diantaranya, tanpa kegiatan lomba UKS pun, kegiatan UKS harus terus berlangsung, preventif terhadap kesehatan reproduksi, NAPZA, HIV/AIDS, dan lain-lain. Selain itu kegiatan UKS diantaranya merupakan promotif kesehatan untuk preventif dan menekan atau menurunkan cosh efisiensi kesehatan.

Setelah diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tim Penilai melakukan penilaian terhadap Sekretariat Tim Pembina UKS yang berada di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, penilaian diantaranya meiputi data visual, kelengkapan administrasi, agenda kerja dan kegiatan TP UKS Kabupaten Tasikmalaya. Dan penilaian di teruskan ke SMP Negeri 1 Cisayong sebagai 5 (lima) besar untuk penilaian Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kriteria penilaian untuk tingkat SMP/SMA adalah Tim Pembina UKS Tingkat Kabupaten dan Tim Pelaksana UKS (dalam hal ini SMP Negeri 1 Cisayong).

            Sebelum melakukan penilaian, Kepala SMP Negeri 1 Cisayong (Abu Hayat, S.Pd.,M.Pd) melakukan expose di depan Tim Penilai Provinsi Jawa Barat.

SMP Negeri 1 Cisayong berdiri tahun 1964 dengan luas tanah 1.442 m2  dengan rombel 1 kelas, dan pada tahun 2012 kuas tanah 6.000 m2  dengan rombel 23 kelas, dengan jumlah siswa sebanyak 996 siswa, dengan 6 kelas unggulan.

SMP Negeri 1 Cisayong sebagai Green and Splendid School  (Sekolah Berwawasan Hijau dan Indah) dengan konsep pembelajaran konsep hijau  lingkungan sekolah yang dilengkapi keanekaragaman flora dan fauna, dimana tumbuh-tumbuhan dan hewan yang ada di SMP Negeri 1 Cisayong merupakan materi pembelajaran kelas 7, 8 dan 9, dan tumbuh-tumbuhan tersebut dilengkapi nama Indonesia dan istilah asing serta kegunaan tumbuhan tersebut.

            Keterlibatan dari semua sektor menjadikan SMP Negeri 1 Cisayong mengalami perubahan yang drastis. Peranan Mitra Sekolah sangat mendukung perkembangan SMP Negeri 1 Cisayong, Mitra Sekolah yang memiliki rasa tanggungjawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan peranan yang luar biasa dalam mendukung kemajuan SMP Negeri 1 Cisayong, beberapa Mitra Sekolah diantaranya :

-           Klik Media (memberikan absensi sidik jari)

-           Advance (memberikan dispenser yang proses penyaringan nya lebih bersih 3x dari aqua)

-           PT. Telkom

-           Pikiran Rakyat (Papan Baca Informasi)

-           BJB Syariah (membuka tempat menabung untuk siswa, dimana kas buka setiap hari selasa)

 

Sedangkan untuk tahun 2013 Mitra Sekolah diantaranya :

-           Indosat (Pembuatan Kantin Sehat)

-           BTN (Pembuatan Koperasi Sehat)

-           PT. Sosro (Pembuatan Rumah Kaca Insektarium atau Serangga yang di awetkan)

Selain dari pihak Mitra Sekolah, bantuan dari Pemerintah Kabupaten melalui Kantor Lingkungan Hidup memberikan bantuan 3 (tiga) pasang tempat sampah terpilah, tumbuhan pelindung dan Biopori (alat untuk menghilangkan genangan air dan sebagai penyerap air ke tanah).

Penilaian yang dilakukan Tim Penilai Provinsi Jawa Barat adalah wawancara dan pengisian angket tentang kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Negeri Cisayong, juga penilaian di Ruang UKS, Ruang Bimbingan dan Konseling, serta penilaian sekitar lingkungan sekolah meliputi Kantin dan WC.

Dalam mencapai sasaran kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)  diantaranya tertuang dalam Program Pengembangan UKS, dengan menekankan pada Tiga Pilar Program UKS yang meliputi :

1.         Pendidikan Kesehatan,

2.        Pelayanan Kesehatan dan

3.         Pembinaan Sekolah Sehat.

            Adapun akhir dari hasil yang dicapai yaitu menyehatkan Pengetahuan, Keterampilan, Wawasan, Budaya dan Kedisiplinan guna mencapai prilaku pola hidup sehat di Lingkungan Sekolah. Dimana Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah suatu usaha dan kegiatan yang dilakukan pihak sekolah untuk memberikan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat kepada siswa yang membutuhkan pelayanan kesehatan pada tingkat pertama (pertolongan pertama). Dan dampak yang diharapkan dari kegiatan Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) adalah bukan sekedar lomba tetapi lebih ditekankan kepada pembinaan yang nantinya muncul dampak yang konkrit terhadap perubahan lingkungan, baik lingkungan sekolah maupun lingkungan luar sekolah.

            Untuk lancarnya kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) selain dukungan dari lintas sektor perlunya penganggaran dalam pelaksanaan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kabupaten Tasikmalaya. 

Login Via Facebook


BULETIN BAPPEDA

Who's online

We have 25 guests and no members online